Indonesia Selasa, 20-10-2026 Jam 11:48:55
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

Disdalduk KB-P3A Barut Sosialisasikan PUSPAGA, Perkuat Kualitas Keluarga dan Perlindungan Anak

by admin - Tanggal 20-10-2026,   jam 11:48:55
Disdalduk KB-P3A Barut Sosialisasikan PUSPAGA, Perkuat Kualitas Keluarga dan Perlindungan Anak Disdalduk KB-P3A Barito Utara Sosialisasikan PUSPAGA

KALTENGSATU, Muara Teweh – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB-P3A) Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Senin (19/10/2026).

 

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat dan para pemangku kepentingan mengenai pentingnya peningkatan kualitas keluarga melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), sekaligus mendorong pemenuhan hak anak, pengasuhan positif, serta pencegahan perkawinan usia anak.

 

Kepala Disdalduk KB-P3A Kabupaten Barito Utara, Silas Patiung, menyampaikan bahwa PUSPAGA merupakan salah satu bentuk layanan yang dihadirkan untuk meningkatkan kapasitas keluarga melalui edukasi, konsultasi, penyediaan informasi, serta pendampingan terkait pengasuhan dan perlindungan anak.

 

Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama, meskipun kebutuhan mereka dapat berbeda sesuai usia, tahap perkembangan, gender, dan kondisi khusus masing-masing. Karena itu, orang tua atau wali memiliki tanggung jawab utama dalam mendukung tumbuh kembang anak, sementara pemerintah hadir untuk memastikan pemenuhan hak anak melalui berbagai layanan yang tersedia.

 

“Melalui PUSPAGA, diharapkan orang tua dan keluarga dapat memperoleh pengetahuan serta keterampilan dalam membangun pola pengasuhan yang positif, meningkatkan komunikasi antara orang tua dan anak, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak,” ujar Silas Patiung.

 

Ia menjelaskan, tindak lanjut kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) antara Disdalduk KB-P3A dan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan edukasi mengenai hak-hak anak serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak.

 

Melalui sosialisasi tersebut, peserta diharapkan semakin memahami hak dan kewajiban dalam mendukung perlindungan anak, sekaligus mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan pendidikan dan keluarga yang aman, sehat, serta mendukung pembentukan karakter generasi muda.

 

Silas juga menekankan pentingnya penguatan peran PUSPAGA dalam upaya pencegahan perkawinan usia anak. Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan memahami dampak perkawinan pada usia anak sehingga dapat bersama-sama menekan angka perkawinan usia anak di Kabupaten Barito Utara.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, dalam paparannya menjelaskan bahwa PUSPAGA merupakan wadah pembelajaran bagi keluarga untuk meningkatkan kapasitas sebagai pasangan yang harmonis dan orang tua yang mampu mendukung tumbuh kembang anak melalui pola pengasuhan yang berperspektif hak anak.

 

Ia menyampaikan bahwa PUSPAGA menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan kualitas keluarga, memperkuat peran orang tua, serta mencegah berbagai persoalan keluarga, termasuk kekerasan dalam rumah tangga.

 

“Permasalahan keluarga itu fenomenanya seperti gunung es. Masalah yang terlihat di permukaan sangat kecil, sementara masih banyak persoalan yang belum terungkap. Pengaruh sosial budaya masyarakat juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan minimnya data mengenai permasalahan keluarga,” papar Maya.

 

Menurutnya, sebagian keluarga menghadapi hambatan dalam menyelesaikan persoalan karena keterbatasan pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan. Oleh sebab itu, keluarga membutuhkan ruang untuk berkonsultasi, memperoleh pendampingan, serta belajar membangun hubungan yang sehat di dalam rumah tangga.

 

Maya berharap keberadaan PUSPAGA semakin dikenal dan dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat memperoleh informasi serta pendampingan dalam membangun keluarga yang harmonis, melindungi anak, dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara optimal.

 

Melalui kegiatan advokasi dan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap terbangun komitmen bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi perempuan, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas.(kh3)